Wow, 5 Tempat Wisata Ini Punya Mitos Putus Cinta

0
3982
Kebun Raya Bogor (Foto : caderabdul.wordpress.com)

Bello.id – Beberapa tempat wisata menyimpan mitos bahwa jika kamu pergi ke sana bersama pasangan, maka kisah cintamu akan berakhir.

Meski kedengarannya tidak masuk akal, nyatanya mitos tersebut masih sering menjadi bahan pembicaraan. Di mana dan bagaimana mitosnya? Yuk simak.

  1. Kebun Raya Bogor
Jembatan Merah di Kebun Raya Bogor (Foto : liburkeluarga.com)
Jembatan Merah di Kebun Raya Bogor (Foto : liburkeluarga.com)

Kebun Raya Bogor adalah sebuah kebun botani yang terletak di jantung Kota Bogor.

Kebun ini memiliki sekitar 15.000 jenis tumbuhan yang beberapa diantaranya adalah tanaman yang langka.

Dengan banyaknya pohon yang tumbuh, menjadikan kebun raya ini ramai dikunjungi sebagai tempat wisata karena lingkungannya yang sejuk dan asri.

Namun, siapa sangka di balik kesejukan dan kemegahan istananya, ternyata Kebun Raya Bogor memiliki mitos yang kurang enak didengar.

Barang siapa yang datang menyeberangi jembatan gantung berwarna merah di Kebun Raya Bogor, maka hubungan cintanya akan kandas di tengah jalan.

  1. Candi Prambanan
Candi Prambanan (foto : tempatwisatadaerah.blogspot.com)
Candi Prambanan (foto : tempatwisatadaerah.blogspot.com)

Candi Prambanan adalah kompleks candi hindu terbesar di Indonesia yang dibangun pada abad ke 9 Masehi.

Candi ini terletak di kecamatan Prambanan, Sleman, kurang lebih 17 km dari Kota Yogyakarta.

Candi Prambanan merupakan salah satu objek wisata yang ramai dikunjungi saat musim liburan tiba, terutama bagi anak sekolah.

Di balik kemegahannya, ternyata Candi Prambanan menyimpan mitos negatif bagi pasangan kekasih.

Bukan tanpa sebab, ternyata mitos ini berkembang berdasarkan kisah pembangunan candi itu sendiri, yaitu Bandung Bondowoso yang gagal menikahi Roro Jonggrang karena tidak berhasil menyelesaikan 1000 candi.

Hal inilah yang menjadi dasar bahwa jika ada sepasang kekasih yang pergi mengunjungi Candi Prambanan, maka mitosnya hubungannya akan seperti Bandung Bondowoso dan Roro Jonggrang.

  1. Tanjakan Cinta Gunung Semeru
Tanjakan Cinta di Gunung Semeru (Foto : donibrahimovic.wordpress.com)
Tanjakan Cinta di Gunung Semeru (Foto : donibrahimovic.wordpress.com)

Tanjakan cinta adalah nama sebuah tempat di Gunung Semeru, tepatnya di sebelah barat Ranu Kumbolo pada jalur pendakian menuju puncak Mahameru.

Dinamakan tanjakan cinta karena berawal dari cerita dua sejoli yang sudah bertunangan lalu melakukan pendakian Gunung Semeru secara bersama.

Ketika melewati jalur ini, sang pria sudah sampai di atas lebih dulu, namun sang wanita yang kelelahan akhirnya jatuh terguling dan meninggal dunia.

Berdasarkan cerita tersebut, maka berkembang mitos bahwa jika ada yang melewati tanjakan ini lalu menoleh ke belakang maka cintanya bersama pasangan akan putus.

  1. Pantai Parangtritis
Pantai Parangtritis (Foto : anekatempatwisata.com)
Pantai Parangtritis (Foto : anekatempatwisata.com)

Bagi masyarakat Jawa, Parangtritis dianggap sebagai daerah kekuasaan Nyi Roro Kidul (Ratu Pantai Selatan).

Selain larangan untuk memakai baju hijau ketika berada di pantai, mitos lain yang berkembang adalah sepasang kekasih tidak dianjurkan untuk berkencan di pantai ini.

Hal ini karena adanya kepercayaan bahwa jika mereka melanggar maka hubungan mereka tidak akan langgeng.

  1. Baturaden
Objek Wisata Baturaden (Foto : anekatempatwisata.com)
Objek Wisata Baturaden (Foto : anekatempatwisata.com)

Baturaden adalah taman wisata yang terletak di Banyumas, Jawa Tengah.

Selain memiliki panorama alam yang cantik, Baturaden juga memiliki air terjun, goa yang indah, serta pemandian air panas.

Berdasarkan legenda, nama tempat ini berasal dari kisah cinta antara anak bupati (Raden) yang berpacaran dengan anak pembantu (Batur).

Namun, hubungan keduanya tidak berlangsung lama karena ketahuan dan tidak disetujui oleh kedua orang tua Raden.

Hubungan mereka terpaksa harus berakhir di sebuah hutan yang kemudian dinamakan Baturaden.

Berdasarkan legenda tersebut, berkembang mitos di masyarakat bahwa jika ada yang berpacaran di tempat ini maka kisahnya akan seperti Raden dan Batur.

Bagaimana, kamu percaya dengan mitos-mitos di atas?