Cerita dari Mercusuar Tua di Pulau Lengkuas

0
2006
Mercusuar di Pulau Lengkuas, Belitung (Bello.id/Nisa)

Bello.id – Pastikan Mercusuar L. I. Enthoven di Pulau Lengkuas ini menjadi objek wisata yang kamu kunjungi saat pelesiran ke Belitung.

Untuk mencapai Pulau Lengkuas, kamu bisa menyeberang menggunakan kapal nelayan dari Desa Tanjung Kelayang atau dari Desa Tanjung Binga. Setelah menempuh waktu 30 menit, kamu akan segera melihat megahnya mercusuar yang menjadi ikon Pulau Belitung ini.

Mercusuar setinggi 60 meter ini merupakan produksi Chance Brothers&Co yang berlokasi di kota Birmingham, Inggris.

Di salah satu sisi luar menara, tampak tulisan dalam Bahasa Belanda yang artinya “Di bawah pemerintahan Tuan Willem III, Raja Belanda”.

Mercusuar ini pertama kali digunakan pada tahun 1882.

Mercusuar terdiri dari 17 lantai dengan jumlah anak tangga antara 11-19 di setiap lantainya.

Untuk mencapai puncak mercusuar, kira-kira setiap orang memerlukan waktu sekitar 30 menit.

Menariknya, meski sudah berumur ratusan tahun mercusuar ini tetap beroperasi, lho. Lampu suar yang terdapat pada bagian paling atas mercusuar beroperasi mulai pukul 17.00 sore hingga pukul 06.00 pagi.

Lampu suar ini menggunakan beberapa solar panel dan sumber daya sekunder. Peralatan yang digunakan untuk aktivitas mercusuar ini disimpan di lantai 16, di dalam sebuah lemari besi.

Pada setiap lantainya, terdapat jendela yang posisi pandang setiap lantainya berbeda.

Pada lantai pertama, jendela menghadap ke arah timur dan utara, sementara pada lantai dua jendelanya menghadap ke barat dan selatan.

Begitu pula dengan jendela pada lantai tiga, yang menghadap ke arah timur dan utara, dan seterusnya.

Pemandangan dari atas mercusuar di Pulau Lengkuas (Bello.id / Nisa)
Pemandangan dari atas mercusuar di Pulau Lengkuas (Bello.id / Nisa)

Konstruksi mercusuar Pulau Lengkuas ini terdiri dari 71 blok silinder luar yang tersusun hingga lantai 18, dan 32 blok silinder inti yang hanya dibangun sampai lantai 15 saja.

Untuk sampai puncaknya, kamu perlu berhati-hati karena bagian dalam mercusuar telah berkarat. Bahkan, beberapa anak tangga kini harus ditopang dengan kayu agar tidak patah saat diinjak pengunjung.

Saat kamu sudah menanjak hingga lantai tertinggi, semua keletihanmu akan terbayar dengan panorama Pulau Lengkuas yang terhampar di depan mata.

Tumpukan batu granit besar dan serta gradasi warna biru laut yang indah akan jadi pemandangan yang bisa kamu nikmati.