Menikmati Kekayaan Pesona Kepulauan Togean

0
1627
(Foto : indonesia.travel)

Bello.id – Tidak ada yang menyangsikan keindahan Kepulauan Togean. Kepulauan Togean mempunyai daya tarik lanskap yang memikat hati siapapun yang menginjakkan kaki di sini.

Kepulauan ini terdiri dari lebih dari 60 pulau kecil yang melintang di tengah Teluk Tomini. Lautnya yang biru dan jernih juga menyimpan berjuta keragaman biota laut.

Taman Nasional Kepulauan Togean terdiri dari lautan seluas 292 ribu hektar dan 70 ribu area daratan. Beberapa pulau yang populer adalah Pulau Malenge, Pulau Una Una, Batudaka, Talatakoh, Waleakodi, dan Pulau Waleabahi.

(Foto : indonesia.travel)
(Foto : indonesia.travel)

Kekayaan biota laut di Kepulauan Togean dibuktikan dengan hidupnya 262 jenis terumbu karang, 596 jenis ikan, dan 555 jenis moluska di sana. Hal tersebut ditambah beberapa spesies penyu langka juga ada di sini seperti penyu hijau (Chelonia mygas) dan penyu sisik (Eretmochelys imbriocata) yang bisa kamu temukan di kepulauan ini.

Di perairan Kepulauan Togean, juga masih hidup paus pilot, kima raksasa (Tridacna gigas), dan lola (Trochus niloticus), ikan pari manta, hiu karang abu-abu, dan ikan trevally mata besar. Selain itu, terdapat pula berbagai ragam terumbu karang, seperti karang penghalang (barrier reef), karang tompok (patch reef), karang tepi (fringing reef), dan karang cincin (atoll).

Di daratannya, terdapat tak kurang dari 35 spesies ikan kupu-kupu (Chaetodontidae) yang hidup di sekitarnya, yang juga menandakan bahwa terumbu karang dilautnya sehat dan masih alami. Selain itu, hidup pula hewan endemik Sulawesi  yang dilindungi seperti tangkasi (Tarsius sp), kuskus (Ailurops Ursinus), rusa (Cervus timorensis), dan ketam kenari (Birgus latro).

Ada juga Monyet Togean (Macaca togeanus), Biawak Togean (Varanus salvator togeanus) dan Babi Rusa Togean (Babyrousa babirussa togeanensis) yang hanya ada di kepulauan ini. 90 jenis burung juga hidup bebas di Kepulauan Togean, seperti julang sulawesi atau alo (Rhyticeros cassidix) dan elang bondol (Haliastur indus).

Untuk mencapai Kepulauan Togean, dari Jakarta kamu bisa menempuh penerbangan dengan rute Jakarta—Palu. Dari Palu, kamu harus menuju Ampana dengan lama perjalanan 10 jam melewati Poso.

Perjalanan dapat kamu tempuh dengan travel yang berangkat pada pagi dan sore hari. Meskipun panjang, perjalananmu akan dimanjakan dengan hamparan kebun kopi dan pantai-pantai yang akan kamu lewati.

Sesampainya di Ampana, kamu bisa melanjutkan perjalanan ke Pulau Malenge dengan perahu yang rutin berangkat jam 10 pagi.

Alternatif rute lain dengan pesawat dari Jakarta ke Luwuk via Makassar. Dari Luwuk menuju Ampana perjalanan darat ditempuh dalam waktu 5 jam.

Selain dari Luwuk, perjalanan menuju Kepulauan Togean juga bisa kamu tempuh dari Gorontalo dengan kapal feri selama 12 jam.

Penasaran dengan Kepulauan Togean?