Mencicipi Jajanan dari Berbagai Penjuru Dunia di Jakarta Street Food Festival 2017

0
1281

Summarecon Mal Kelapa Gading untuk ke-5 kalinya kembali menggelar acara Jakarta Street Food Festival, bertempat di La Piazza – Summarecon Kelapa Gading, mulai tanggal 29 Oktober – 19 November 2017.

Dengan mengangkat tema ‘Around The World’ pada tahun ini, Jakarta Street Food Festival akan disulap menjadi nuansa jalanan di kota-kota besar dunia. Area gerbang bisa jadi tempat foto yang Instagrammable dengan latar belakang replika Big Ben dan Menara Eiffel yang tersohor.

Sementara itu, setiap booth-booth JSFF akan didekorasi tematik sesuai dengan tema area masing-masing seperti: Western, Indonesia, Japanese, Korean, Chinese, dan Middle East.

Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 53 booth dan 5 gerobak makanan maupun minuman, 2 food truck serta 1 lapak buah durian akan ikut meramaikan festival kuliner ini. Ada beragam menu andalan yang wajib Anda coba di antaranya: King Mango, Salty Sam, Sik-Kii Salted Egg, Nasi Kebuli Syarifah, Om Dimsum, Western Hotdog, Hoghock, Black Kebab, Mie Hopeng, Kedai Korea, Cwie Mie Malang Regia, Cliff Noodl Bar, Otako, Sate Ayam Bintang Lima, Seblak Jeletet Murni, Tomio Yakitori, dan masih banyak lagi.

Tidak lengkap rasanya kulineran tanpa ada hiburannya, untuk itu di Jakarta Street Food Festival pengunjung bisa menemukan House of TrapPanic Bus”, Archery Battle, Mobil Gowes, Cooking Demo, musik akustik, dan atraksi menghibur lainnya.

Selain itu, pengunjung juga bisa menyaksikan langsung band papan atas Indonesia, Sheila On 7, tampil di panggung Jakarta Street Food Festival pada 11 November 2017 jam 7 malam. Acaranya gratis, jadi bisa ajak teman sebanyak-banyaknya untuk melihat penampilan artis idola mereka manggung.

Oktoberfest

Pada bulan Oktober ini La Piazza bekerja sama dengan The Barrels kembali menggelar perayaan Oktoberfest pada 27 Oktober 2017 jam 7 malam bertempat di Dock 88, La Piazza. Oktoberfest diadaptasi dari tradisi kebudayaan di Munich, Jerman, yaitu festival bir yang digelar rutin secara tahunan.

Pada penyelenggaraan yang ke-11, La Piazza kembali menghadirkan dekorasi ala Bavaria tradisional yang didominasi warna biru dan putih, sehingga menciptakan sensasi yang sama seperti perayaan Oktoberfest di negara asalnya.

Dengan membayar Rp 350.000++ per orang atau harga early bird Rp 295.000++ per orang sampai dengan 20 Oktober 2017, pengunjung Oktoberfest dapat menikmati berbagai menu makanan khas Jerman dari Mama’s German Restaurant yang merupakan sebuah restoran dengan sajian identik kuliner khas Jerman, sekaligus menikmati free flow beer yang merupakan ciri khas perayaan Oktoberfest.

Demi semakin memeriahkan suasana Oktoberfest, tidak tanggung-tanggung band asal negara Jerman, Enzi’s Blasband, kembali diboyong ke La Piazza untuk turut hadir memainkan lagu-lagu Jerman.

Wine & Cheese Expo

Berdampingan dengan event Jakarta Street Food Festival, La Piazza kembali menyelenggarakan Wine & Cheese Expo mulai 3 – 19 November 2017. Expo aneka wine, keju, coklat, dairy products, hingga bumbu masak dari produsen dan distributor lokal maupun mancanegara ini menjadi ajang pertukaran budaya dan jembatan mempromosikan JFFF pada khususnya dan Indonesia pada umumnya ke tingkat internasional dengan partisipasi dari kedutaan-kedutaan negara sahabat.

Karena meningkatnya popularitas Wine & Cheese Expo yang menjembatani JFFF mewakili Indonesia ke dunia internasional, maka expo tersebut diadakan tak hanya sekali setahun, tetapi dua kali dalam setahun, yaitu bulan April dan November.

Beaujolais Nouveau

Tahun ini, La Piazza untuk ke-8 kalinya menghadirkan perayaan panen anggur muda yang telah hadir di dunia sejak tahun 1937. Beaujolais Nouveau diselenggarakan pada hari Kamis, 16 November 2017 di Dock 88, La PiazzaSummarecon Kelapa Gading mulai pukul 7 malam.

Beaujolais Nouveau Festival dikenal sebagai sebuah perayaan musim panen anggur di wilayah Beaujolais, Prancis. Daerah tersebut terkenal sebagai penghasil wine baru (nouveau) yang bisa langsung dinikmati setelah masa fermentasi.

Buah anggur yang diolah menjadi wine, dipetik menggunakan tangan agar kesegaran dan rasa aslinya terjaga. Perayaan kemudian dilakukan untuk menikmati wine tersebut, di mana proses fermentasinya hanya sekitar 6 – 8 minggu. Kini, festival Beaujolais Nouveau biasa dilakukan serentak di seluruh dunia setiap hari Kamis di minggu ketiga bulan November.