Mencari Ketenangan di Kota Sofifi yang Sepi

0
4927
Pelabuhan Sofifi (Foto : isroi.com)

Bello.id – Berlibur tak melulu harus pergi ke destinasi yang ramai oleh wisatawan.

Buat kamu yang menyukai ketenangan, Kota Sofifi, ibukota Maluku Utara ini bisa dijadikan pilihan.

Sofifi, adalah sebuah nama kota yang sepi. Sejak diresmikan oleh mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 3 Agustus 2010, Sofifi memang belum banyak berkembang.

Kota Sofifi (Foto : info-kotakita.blogspot.com)
Kota Sofifi (Foto : info-kotakita.blogspot.com)

Padahal, letaknya yang berada di Pulau Halmahera, Kecamatan Oba Utara ini menyimpan banyak potensi yang bisa digali.

Infrastruktur dan transportasi di kota ini memang masih belum berkembang sampai sekarang.

Namun, hal ini jugalah yang menjadi kelebihan tersendiri dari Sofifi.

Jika berkunjung ke kota ini, kamu bisa menikmati alam Maluku Utara yang indah dan belum banyak terjamah.

Apa saja sih yang bisa kamu temukan di Kota Sofifi?

  1. Sunset dan sunrise

Kota yang berada di Pulau Halmahera ini mempunyai pantai-pantai yang indah.

Selain pasir putih dan hamparan laut kebiruan, kamu juga bisa menikmati suasana terbit dan tenggelamnya matahari di tepi pantai Pantai Wollongong yang rapi dan teratur.

Suasana seperti ini begitu mendamaikan hati.

  1. Kesederhanaan kota

Meskipun mendapat predikat sebuah kota, suasana Sofifi masih seperti sebuah pedesaan. Infrastruktur pendidikan, kesehatan, pusat perbelanjaan, dan wahana rekreasi masih belum banyak dibangun.

Namun, inilah kelebihan dari Sofifi. Kita masih bisa melihat pola kehidupan masyarakat yang masih sederhana seperti menangkap ikan, berburu, bercocok tanaman, dan berdagang.

Ketenangan dan keheningan kota ini mulai terasa diatas jam 9 malam, ketika semua aktifitas kehidupan di kota ini sudah hampir tidak ada. Kita bisa memandang bintang-bintang sambil menikmati kesunyian yang melingkupi kota.

  1. Wisata sejarah

Tidak jauh dari kota ini, yakni di daerah Teluk Kao kita bisa menikmati wisata sejarah perang dunia II. Banyak benteng dan peninggalan perang yang masih ada di daerah tersebut.

Di masa perang dunia II, Teluk Kao memang menjadi pangkalan armada laut Jepang. Jadi, sampai sekarang setidaknya terdapat 2.000 kapal perang yang memenuhi area tersebut dan dapat kita kunjungi dengan gratis.

Bahkan di Kao kamu juga bisa menemukan bungker maupun meriam antik bekas perang.

  1. Hutan dan perbukitan

Topografi wilayah Sofifi yang masih banyak berupa hutan dan perbukitan, membawa keuntungan tersendiri.

Kita bisa naik ke atas perbukitan-perbukitan yang ada untuk melihat kota Sofifi dari ketinggian.

Coba deh kunjugi kantor gubernur Maluku Utara yang letaknya tepat berada puncak perbukitan Gosale.

Dari atas teras balkon lantai 4 kantor gubernur, kamu bisa melihat pemandangan keseluruhan wilayah Sofifi lengkap dengan panorama hutan dan perbukitannya.

Selain itu, pantai-pantai di Sofifi menyimpan potensi pariwisata hutan mangrove. Coba deh kamu datang ke kawasan lindung hutan mangrove Guraping.

Di situ kamu bisa menikmati rindang dan sejuknya kawasan hutan ini sambil berfoto-foto di tengah-tengah hutan mangrove yang masih alami.

  1. Kuliner khas Maluku Utara

Kalau kamu ke Sofifi, kamu harus banget mencoba kuliner khas Maluku Utara berupa sambal beok, yaitu sambal dengan bahan cabai, terasi, dan jeruk.

Kamu juga bisa mencoba kamplang, makanan khas sagu yang dicampur dengan ikan tenggiri. Banyak juga makanan lain yang bisa kamu coba, seperti Cakalang Garo Rica, Babora Asem Pedis, Cah Kangkung, dan Alpukat Garo.

Makanan khas Maluku Utara memang terkenal dengan rempah dan rasa pedasnya. Kamu bisa mencoba kuliner ini di warung-warung makan yang ada di kota Sofifi.

Untuk mencapai kota Sofifi di Halmahera, kita harus terlebih dahulu sampai ke pelabuhan Kota Baru, yang hanya berjarak sekitar 15-20 menit dari bandara kota Ternate.

Jarak antara Ternate dan Sofifi sekitar 13 mil laut (24 kilometer) dan dapat ditempuh menggunakan dua pilihan, yaitu kapal cepat yang hanya membutuhkan waktu 45 menit untuk sampai, atau menggunakan kapal feri yang membutuhkan waktu 1 jam 20 menit untuk sampai ke pelabuhan Sofifi.

Untuk masalah hotel dan penginapan, di Sofifi memang belum banyak fasilitas penginapan atau hotel. Untuk hotel pun masih terkesan seperti hostel dan memang baru ada satu di depan area kantor gubernur. Namun, jangan khawatir, banyak rumah penduduk yang bisa kamu inapi, sekaligus ikut merasakan pengalaman menjadi warga kota Sofifi.

Bagaimana? Tertarik menjelajahi si kota sepi ini?