Januari, Jambi Gelar Festival Gentala Arasy

0
1985
Jembatan Gentala Arasy (Foto : jambinetwork.com)

Bello.id – Di awal tahun 2017, Pemerintah Provinsi Jambi mempromosikan pariwisatanya dengan menggelar Festival Gentala Arasy dimana akan diselenggarakan pada 27-28 Januari 2017.

Acara tersebut diharapkan dapat meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap keragaman seni budaya Jambi serta mewujudkan karya kreatif yang berdaya saing untuk meningkatkan wisatawan ke Provinsi Jambi.

Jambi terdiri dari 11 kabupaten dan kota yang memiliki ciri khas seni menarik dan bermakna historis yang tinggi. Penampilan seni 11 kabupaten/kota ini akan dikemas dalam parade dan akan menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk berkunjung ke Jambi.

Festival Gentala Arasy 2017 menargetkan 8.000 pengunjung baik dari kalangan masyarakat setempat, wisatawan Nusantara maupun wisatawan mancanegara.

Segenap acara direncanakan, salah satunya pemecahan rekor MURI pembakaran 4000 jagung, yang akan menjadi pembakaran jagung terbanyak sekaligus terpanjang di atas jembatan pedestrian Gentala Arasy. Para pedagang yang bertugas membakar jagung, nantinya akan membagikan jagung ini secara gratis ke setiap pengunjung.

Ada juga pelepasan 2.000 balon dengan motif batik Jambi juga menjadi agenda yang menarik. Setiap peserta akan mendapatkan balon, kaos, kacamata dan kertas untuk menuliskan harapannya masing-masing mengenai dunia pariwisata Jambi. Setelah itu, balon akan diterbangkan secara serentak.

Selain itu, acara lain yang disiapkan antara lain lomba cipta dan baca puisi dengan tema Gentala Arasy, lomba foto selfie tema Gentala Arasy, lomba fashion show dengan tema batik Jambi, pameran foto tema Gentala Arasy, kompetisi fotografi, dan masih banyak lagi.

Jembatan Gentala Arasy merupakan salah satu jembatan terindah di Pulau Sumatera dan yang termegah di Jambi. Jembatan ini dibangun pada 2012 atas filosofi yang kuat dengan mempertimbangkan sisi estetika sehingga kian mempercantik Kota Jambi.

Di ujung jembatan, terdapat Menara Gentala Arasy yang bentuknya menyerupai sebuah bangunan masjid yang dilengkapi dengan menara. Di bawah menara terdapat Museum Sejarah Jambi yang dikelola dengan baik, di lantai ini pula terdapat mini teater yang memutar video-video tentang Jambi.

Sumber : Kementerian Pariwisata