Jalur Rempah dan Keseruan Menjelajahi Kota Ternate

0
1259
Kota Ternate (Bello.id/Nisa)

Bello.id – Siapa yang tak pernah dengar nama Ternate? Kota ini menjadi begitu tersohor sebagai penghasil rempah-rempah di Indonesia. Kita mengenalnya dari pelajaran sejarah di sekolah dasar. Biasanya Ternate disandingkan dengan tetangganya, Tidore.

Masuk ke dalam Provinsi Maluku Utara, menjelajahi kota penghasil rempah ini bakal bikin liburanmu berkesan. Serupa dengan slogan yang diusung Ternate, yaitu “Bahari Berkesan”.

Benteng Tolukko di Ternate (Bello.id/Nisa)

Kota Ternate merupakan kota kecil yang terletak di kaki Gunung Gamalama. Jarak tempuh untuk mengelilingi kota ini hanya 40 km dengan jalanan yang dibuat serupa lingkaran. Jadi, dijamin kamu gak bakal tersesat di sini. Kalau pun nyasar kamu akan kembali ke tempat yang sama.

Terletak di sepanjang pantai membuat Kota Ternate menarik untuk dijelajahi. Namun, gak cuma pantainya saja yang menarik. Ada juga benteng-benteng di beberapa sudut kota ini. Gak heran Ternate disebut juga kota seribu benteng.

Ada Benteng Tolukko dan Benteng Kalumata. Dari kedua benteng ini kamu bisa melihat indahnya perairan Ternate lho. Ada juga beberapa pantai yang bisa kamu nikmati, seperti Pantai Sulamadaha dan Pantai Jikomalamo. Belum lagi ada batu-batuan hitam bekas letusan Gunung Gamalama, yang kini menjadi objek wisata Batu Angus.

Semua objek wisata di Ternate ini sangat mudah diakses karena ada angkot yang cukup banyak di sini. Selain itu, tentu saja jangan melewatkan kuliner Ternate yang oke punya.

Pisang Goreng Mulut Bebek (Foto : Bello.id/Nisa)

Salah satunya adalah Pisang Goreng Mulut Bebek. Jika biasanya keripik pisang biasa langsung dinikmati tanpa makanan pelengkap lain, berbeda halnya dengan di Ternate. Di Ternate, keripik pisang disantap satu paket dengan sambal.

Sekilas, keripik pisang ini tampak seperti keripik biasa. Pisang yang diiris tipis dan memanjang digoreng hingga matang. Namun, di Ternate keripik ini tak dimakan sendiri, melainkan dengan sambal yang diberi nama sambal colo-colo, serta kacang goreng.

Menu makan yang disajikan di RM Popeda Gamalama (Bello.id/Nisa)

Lalu jika melipir ke Pasar Bahari Berkesan, kamu bisa mencoba kuliner khas Ternate di RM Popeda Gamalama. Di sini, kamu mau ambil lauk apa saja, atau mau makan papeda berapa banyak pun kamu akan ditagih Rp30 ribu saja per orang. Murah kan?

Oh iya, selain papeda di setiap meja kamu akan menemukan kasbi (singkong rebus), pisang rebus, ubi rebus, ikan goreng, sayur garo (tumis kangkung dengan bunga pepaya), gohu ikan, dan beberapa sayur mentah.

Sekilas kamu mungkin kaget dengan banyaknya makanan pokok di sana. Tidak hanya nasi dan papeda, tapi ada juga singkong dan ubi. Banyak ya pilihannya. Kamu bisa coba sensasi yang beda selain makan nasi.

Objek wisata udah jelas gak diragukan. Kuliner apalagi. Satu lagi yang bikin kamu makin betah di sini adalah keramahan masyarakat lokalnya.

Gimana, semakin penasaran menjelajah Ternate?

____

Buat kamu yang tertarik belajar seluk beluk bikin foto dan video perjalanan yang keren, yuk ikutan Workshop Photo and Travel Photography bareng Barry Kusuma tanggal 5 Mei 2018 nanti. Catat tanggalnya ya!