Ende, Keindahan Alam dan Kisah Tentang Pengasingan Bung Karno

0
2423

Bello.id – Sebuah kota di Nusa Tenggara Timur menjadi saksi pengasingan Bung Karno oleh Belanda. Kota tersebut adalah Ende.

Kalau kamu berkunjung ke Ende, kunjungilah Rumah Pengasingan Bung karno yang terletak di daerah Nggobe tepatnya di Jalan Perwira, Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur.

Di sini, pada 1934-1938 bersama sang istri Inggit Ganarsih, mertuanya Ibu Amsih, dan dua anak angkatnya Ratna dan Kartika, Bung Karno menghabiskan waktu sebagai tahanan politik.

Rumah pengasingan Bung Karno masih terawat baik. Di rumah ini kamu masih bisa melihat beragam barang rumah tangga yang pernah digunakan Bung Karno dan keluarga.

Setelah mengunjungi patung Bung Karno di bawah pohon sukun, wisatawan bisa melangkahkan kaki menuju Situs Rumah Pengasingan Bung Karno di Jalan Perwira.

Memasuki ruang tamu, kamu bisa melihat langsung lukisan Bung Karno yang menggambarkan umat Hindu di Bali sedang bersembahyang. Selain itu, di sebuah lemari kaca kamu juga bisa melihat dua tongkat berkepala kera yang biasa dibawa Bung Karno.

Pemerintah Hindia Belanda benar-benar membatasi gerak-gerik Soekarno dan menyebabkan sang proklamator tersebut berada di titik terendahnya.

Terbiasa dengan dikelilingi banyak orang dan berdiskusi membuatnya merasa begitu sepi dan frustasi, bahkan nyaris menyerah untuk meneruskan mimpi melanjutkan perjuangan demi kemerdekaan bangsa saat berada di Ende.

Namun, dengan dorongan sang istri yang tak pernah putus, Soekarno kembali bangkit. Ia juga banyak menghabiskan waktunya menyendiri dan berpikir di sebuah lapangan bawah naungan pohon sukun yang rindang–kini tempat tersebut dikenal dengan nama Taman Perenungan.

Konon, jumlah cabang pohon sukun yang berjumlah lima itu menjadi inspirasi Bung Karno dalam merumuskan lima butir Pancasila.

Yuk, berwisata ke Ende!