Dua Bandara di Jawa Timur Akan Direnovasi

0
1022
Objek wisata Gunung Bromo di Jawa Timur (Bello.id/Nisa)

Bello.id – Pemerintah berencana merenovasi dua bandar udara di Jawa Timur, yakni Bandara Abdul Rahman Saleh di Malang, serta Bandar Udara Trunojoyo di Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, Madura.

Pemerintah mengharapkan dengan adanya renovasi ini dua bandara tersebut akan kembali berfungsi dan dapat mengembangkan pariwisata serta meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.

Tidak kurang dari Rp21 triliun akan digelontorkan pemerintah untuk merenovasi dan menambah fasilitas-fasilitas modern di kedua bandara tersebut.

Untuk bandara di Pulau Kangean, pembangunan sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Kedua bandara tersebut rencananya akan mengalami perluasan lahan agar memenuhi standar landasan udara internasional.

Saat ini fokus dari program ini adalah masalah pembebasan lahan.

“Kalau lahannya sudah beres, pemerintah akan kucurkan dananya untuk pengembangan bandara,” kata Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan dikutip dari laman Kementerian Perhubungan.

Kemenhub berencana meningkatkan status kedua bandara di Jawa Timur tersebut menjadi bandara komersial.

Saat ini Bandara Trunojoyo misalnya, hanya memiliki luas 32,4 hektar dengan panjang landasan hanya 1.130 meter dengan lebar 23 meter.

Standar untuk masuk kriteria bandara komersial adalah sekitar 119 hektar.

“Rencananya landasan akan diperpanjang menjadi 1.600 meter dengan lebar 30 meter. Kalau pesawat yang masuk lebih besar, harga tiketnya akan lebih murah dan yang naik makin banyak,” ujar Jonan.

Menurut Jonan, pembangunan dan rehabilitasi bandar udara di kedua tempat ini sangat penting.

Terutama dalam membuka lapangan kerja dan peningkatan perekonomian tempat-tempat yang potensi pariwisatanya belum tergarap dengan maksimal seperti Pulau Kangean di Sumenep.

Kedua tempat tersebut sebenarnya menyimpan potensi pariwisata yang besar. Bila Malang sangat dikenal sebagai destinasi wisata yang kental dengan unsur budaya urban dan sejarahnya, Kepulauan Kangean justru belum banyak dikenal.

Kepulauan Kangean masuk dalam wilayah Kabupaten Sumenep yang lokasinya berada di timur Pulau Madura.

Kepulauan Kangean terdiri dari puluhan pulau-pulau kecil dengan konsentrasi penduduk di Pulau Kangean dan Pulau Sapeken.

Pulau Kangean menawarkan pantai berpasir putih yang cantik serta keindahan bawah laut yang belum terjamah.

Banyak yang menjadikan pulau ini sebagai diving spot favorit karena keindahannya.

Sayangnya, walaupun menyimpan banyak keindahan alam, transportasi menuju ke Kepulauan Kangean belum memadai.

Para pelancong yang ingin ke sana harus mengambil moda transportasi bus patas dari Surabaya selama 4 jam sebelum sampai ke kepulauan ini.

Belum lagi, penantian untuk mendapatkan kapal yang tidak selalu tersedia setiap saat.

Diharapkan dengan adanya renovasi dan pembaruan kedua bandara ini, masalah-masalah aksesibilitas transportasi ini akan teratasi.

Dalam jangka panjang, diharapkan potensi-potensi pariwisata yang belum tergarap optimal dari kedua tempat ini dapat berkembang dan lebih banyak dikenal oleh para pelancong, baik dalam maupun luar negeri.