Denpasar Festival Meriahkan Akhir Tahun di Bali

0
861
Pura Ulun Danu, Bedugul, Bali (Rueangrit Srisuk/Shutterstock)

Bello.id – Bali selalu menyuguhkan sesuatu yang istimewa menjelang tahun baru, tak terkecuali Kota Denpasar. Saksikan meriahnya perayaan Denpasar Festival 2016 yang diselenggarakan pada 28-31 Desember dan berpusat di Lapangan Puputan Badung, Kota Denpasar, Bali.

Menteri Pariwisata, Arief Yahya, memberikan apresiasi penyelenggaraan Denpasar Festival 2016 sebagai upaya untuk meningkatkan kunjungan wisman ke Bali menjelang liburan akhir tahun.

“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Pemerintah Kota Denpasar. Event ini ditujukan untuk melestarikan dan mengembangkan pariwisata Bali, target pengunjungya sebanyak 60 ribu orang dengan nilai ekonomi pariwisata 6,5 miliar,” kata Arief Pariwisata melalui video yang ditayangkan pada peresmian Denpasar Festival 2016 di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Selasa (22/11).

Sementara itu Walikota Denpasar, I.B Dharmawijaya Mantra, mengatakan bahwa penyelenggaraan Denpasar Festival berawal dari keinginan untuk mengingat kembali masa lalu suasana Jalan Gajah Mada sebagai sentral ajang kreatifitas warga Denpasar.

“Semangat dan gairah kreatifitas masyarakat Kota Denpasar menginspirasi Pemerintah Kota untuk membuat dan mengagendakan Gajah Mada Town Festival menjadi acara tahunan, sebagai aktualisasi dari peran serta masyarakat pada pelaksanaan Gajah Mada Town Festival yang tahun ini berganti nama menjadi Denpasar Festival,” katanya.

Tahun ini, Denpasar Festival mengangkat tema “Padmaksara” yang mengandung arti “delapan langkah pembangunan Kota Denpasar yang lebih berkualitas menuju Kota Cerdas, Kota Kompeten, penegakan supremasi hukum dalam tata kelola pemerintahan, menuju Heritage City, peningkatan kesejahteraan; pembangunan partisipasi masyarakat sebagai agen perubahan, pengembangan ekonomi kreatif yang ditonjolkan sebagai strategi baru pembangunan Kota Denpasar.

Padmaksara merupakan teratai penciptaan yang menegaskan luhurnya keterikatan kehidupan pura (religi/yadnya), pasar (khasanah bisnis) dan puri (pemerintah) yang dibalut pemahaman lebih mendalam akan alam, tata ruang, seni, teknologi, kesehatan dan ilmu pengetahuan (sastra) akan Denpasar.

Denpasar Festival 2016 menggelar berbagai pementasan dan menghadirkan kembali art installation Ebullience sebagai bentuk suka cita, keriangan dalam melepas akhir tahun dan menyambut tahun berikutnya. Berikut ini acara-acara yang bisa dinikmati wisatawan:

  1. 28 Desember 2016: Inagurasi pembukaan Denpasar Festival, parade topeng di area Catur Muka
  2. 28-31 Desember 2016: Pentas seni musik dan pertunjukkan di panggung utama Lapangan Puputan, Lomba Pameran Foto “Denpasar Kota Pusaka”, live painting, pentas seni tradisional dan pemutaran film Denpasar di Jalan Veteran, pameran dagang handycraft, pameran buku dan pustaka langka di Museum Bali, kuliner di kawasan Denpasar Festival.
  3. 29 Desember 2016: Fashion show di Lapangan Puputan Badung
  4. 30 Desember 2016: Pementasan tetrikal di panggung utama anak-anak
  5. 31 Desember 2016: Pawai Melepas Matahari 2016 di Area Catur Muka
  6. Workshop berupa kegiatan menganyam daun kelapa dengan beragam bentuk yang diilhami budaya Bali namun tetap kekinian.

Sumber : Kementerian Pariwisata