Batu Payung, Primadona Batu Karang di Lombok Tengah

0
2311
Batu Payung di Kabupaten Lombok Tengah (Bello.id/Nisa)

Bello.id – Selain terkenal sebagai Pulau Seribu Masjid, ada pula yang menyebut Pulau Lombok sebagai Pulau Seribu Pantai.

Julukan tersebut seolah menggambarkan betapa banyaknya pantai-pantai indah yang ada di Lombok, yang tak akan cukup dihabiskan dalam waktu satu minggu jika ingin menikmati seluruhnya.

Sayangnya, beberapa pantai belum se-populer tiga gili di Kabupaten Lombok Utara.

Beruntung, salah satu pantai di Kabupaten Lombok Tengah ini pernah menjadi ‘bintang iklan’ sebuah merek rokok ternama pada tahun 2013. Pantai yang dimaksud ialah Pantai Batu Payung.

Popularitas tersebut lantas tidak hanya dinikmati oleh Batu Payung juga, tetapi juga pantai-pantai di sekitarnya, khususnya Pantai Tanjung Aan.

Untuk dapat menuju Batu Payung, kamu dapat menyewa perahu nelayan yang dijajakan di Pantai Tanjung Aan.

Dari Pantai Tanjung Aan, perjalanan menuju Pantai Batu Payung memakan waktu kurang lebih 15 menit sekali perjalanan. Biaya sewa perahu kurang lebih Rp250,000,- (PP).

Jika tak ingin menggunakan tranportasi air, kamu dapat menempuh jalur darat ke arah timur Pantai Tanjung Aan sejauh 1 Km, melalui Pantai Dusun Padau.

Konon, keindahan panorama Batu Payung tak hanya karena bentuk karang raksasanya yang unik saja, tetapi juga sunsetnya.

Oleh karena itu, wisatawan biasanya akan ramai di sore hari demi mendapatkan panorama indah sang matahari terbenam dari bukit yang ada di kawasan Pantai Batu Payung.

Sementara untuk aktivitas air tak dapat dilakukan di pantai ini, mengingat banyaknya karang dan lokasinya yang sangat dekat dengan Samudera Indonesia, sehingga cukup berbahaya.

Tak dapat berwisata air di Batu Payung? Jangan kecewa, karena kamu dapat melakukannya di Pantai Tanjung Aan. Mulai dari sekadar berenang di sekitar pantai hingga berselancar, travelers dapat melakukannya di Tanjung Aan.

Beberapa turis asing sering kali datang ke pantai ini sambil membawa papan seluncurnya. Waktu terbaik untuk berselancar di Pantai ini ialah sekitar lepas siang hingga menjelang sore hari, karena ombaknya cukup aktif pada waktu tersebut.

Bagi yang tak dapat berselancar, masih dapat ikut menikmati laut di Pantai Tanjung Aan dengan berenang dan bersnorkeling.

Tak perlu khawatir jika tak ingin direpotkan dengan membawa perlengkapan snorkeling, karena peralatan dapat disewa di sekitar lokasi, bahkan lengkap dengan pendamping sekaligus pelatih.

Tertarik berlibur ke Lombok?