5 Hal Ini Perlu Kamu Perhatikan Saat Berbagi Foto Liburan di Media Sosial

0
1805
(Foto : ra2studio/Shutterstock)

Bello.id – Berbagi cerita dan momen kebahagian saat liburan di media sosial memang tidak ada salahnya.

Namun, segala sesuatu yang terlalu berlebihan tentu tidak baik.

Alih-alih membagi kebahagiaan, followers-mu bisa terganggu jika foto yang kamu posting dianggap terlalu banyak, rinci, atau menyebalkan.

Hal apa saja sih yang sebenarnya perlu kamu perhatikan? Ini tipsnya.

1. Menceritakan perjalanan liburanmu dengan rinci

Menceritakan dan membagi kebahagiianmu saat liburan memang menyenangkan. Terlebih lagi jika yang kamu bagi mengundang banyak respon dari teman-temanmu di media sosial.

Saking bahagianya, tanpa sadar kamu ngepost segala hal dalam perjalananmu dengan rinci setiap beberapa jam sekali.

Ups, jangan sampai followers-mu sebal karena foto atau statusmu memenuhi timeline media sosial mereka ya.

2. Terlalu banyak foto selfie

Menggunggah satu atau dua foto sekaligus memang tidak ada salahnya.

Namun, jika sudah lebih dari itu, siap-siap dibenci teman atau followers kamu. Terlebih lagi jika foto yang kamu unggah adalah foto selfie.

Teman yang melihat mungkin tak lagi iri dengan liburanmu, lantaran kadung bosan melihat foto selfie yang sering diunggah.

3. Sering check in

Beberapa media sosial seperti Facebook, Path, atau FourSquare memang tempat yang pas untuk check in saat kamu berpindah-pindah tempat.

Sebaiknya pilihlah beberapa tempat saja dalam satu hari yang ingin kamu bagi di media sosial dengan fitur check in ini.

Jangan sampai saat di rest area ataupun pom bensin pun kamu melakukan check in. Bukannya terlihat keren, kamu malah bisa dicap norak oleh followers-mu di media sosial.

4. Mengumbar informasi pribadi

Sebagian orang mungkin ingin menginformasikan cost yang dikeluarkan saat traveling dengan mengupload foto tiket pesawat, suasana hotel, bahkan makanan yang kamu santap.

Hal ini bertujuan agar followers kamu dapat menghitung estimasi biaya jika ingin berlibur ke tempat yang sama.

Alih-alih dianggap informatif, kamu justru bisa dicap pamer oleh teman-temanmu di media sosial.

5. Mengumbar kekesalan

Delay, pelayanan hotel tidak memuaskan, makanan yang tidak pas di lidah, atau kota tujuan yang tidak sesuai dengan harapan bisa saja menjadi pemicu kesal dan mengumbarnya di media sosial.

Sebelum menyesal, sebaiknya pikirkan dua kali jika ingin marah-marah di media sosial.

Menjelek-jelekan maskapai atau hotel di media sosial tidak akan membuat kamu mendapat pelayanan yang lebih baik.

Sebaiknya hubungi saja customer service pihak terkait jika kamu ingin komplain.

Apalagi jika menjelek-jelekan kota tempat kamu berlibur, bisa jadi kamu akan dihujat balik oleh orang setempat yang juga aktif di media sosial.

Pilihlah info penting dan foto-foto yang paling menarik yang akan kamu bagi di media sosial. Terlalu sering posting saat liburan, akan membuat followers-mu bosan, karena setiap membuka media sosial postingan kamu akan selalu muncul di timeline mereka.

Jadi, selalu bijak dalam menggunakan media sosialmu saat liburan ya!

Baca Juga

Manfaat Menikmati Liburan Tanpa Gadget di Tangan