3 Kota Ini Tawarkan Sensasi Pasar Terapung Modern

0
2395
(Foto : bisbandung.com)

Bello.id – Mau mencoba transaksi jual beli yang nggak biasa?

Kamu bisa coba bertransaksi di pasar terapung. Bedanya dari pasar yang ada di darat, di pasar terapung transaksi jual beli dilakukan di perahu.

Indonesia memiliki banyak sungai. Nah, pasar terapung yang masih menjaga orisinalitasnya ada di Banjarmasin.

Namun, kamu tak perlu jauh-jauh pergi ke Banjarmasin untuk bisa merasakan pengalaman belanja di pasar terapung.

Di 3 kota ini kamu bisa merasakan belanja bak di pasar terapung sungguhan lho. Dimana saja?

  1. Bandung
(Foto : anekatempatwisata.com)
(Foto : anekatempatwisata.com)

Untuk meningkatkan pariwisata, di Lembang, Bandung terdapat pasar terapung modernyang khusus menjual makanan khas Pasundan.

Konsep dari pasar terapung ini adalah adanya deretan restoran makanan yang ditempatkan di suatu perahu besar, seperti food court di mal.

Berada di aliran Sungai Cikeas, berbagai makanan khas Bandung bisa kamu temui disini.

Mulai dari makanan ringan semacam sup keong, keripik jamur, kentang goreng, cilok sampai makanan berat seperti sate kambing, lotek, mie kocok, batagor, nasi timbel komplit dan lainnya.

Di pasar terapung Lembang ini pengunjung selain bisa menikmati bermacam-macam makanan khas Sunda, juga bisa melihat pemandangan danau yang elok dengan udara yang sejuk dan masih bersih.

Pengelola menyediakan beberapa fasilitas di antaranya Kampung Leuit.

Di tempat ini, para pengunjung merasakan nuansa pedesaan yang ditandai dengan adanya sawah, lumbung jagung dan saung-saung kayu jati yang disewakan tiap dua jam sekali.

Uniknya, di pasar terapung ini uang tidak berlaku, karena untuk berbelanja kita harus menukarkan uang kita dengan koin yang sudah disediakan.

  1. Malang
(Foto : infobatu.com)
(Foto : infobatu.com)

Kalau kamu berkunjung ke daerah Batu, Malang, jangan lupa singgah di Museum Angkut. Satu area dengan museum ini ada pasar apung dengan 80 stan makanan dan suvenir.

Konsepnya mirip dengan pasar apung Lembang, terdapat satu perahu besar yang menampung berbagai jenis restoran makanan dan terkesan modern.

Pasar apung ini diberi nama Nusantara karena menyajikan berbagai makanan khas masing-masing daerah di Indonesia, seperti gudeg jogja, sate madura, nasi timbal dan makanan khas lain.

Dibuka mulai dari pukul 12.00 – 21.00 WIB, para pengunjung bisa merasakan pemandangan malam yang eksotis ketika malam hari dimana lampu kelap-kelip mulai dinyalakan di sepanjang dermaga yang ada di pasar apung.

Dengan cuaca Kota Batu yang dingin, rasanya pas meminum teh atau kopi sambil menikmati udara pegunungan yang dingin di atas kedai-kedai kecil yang ada perahu apung.

Suasana sungai dan Taman Mini Indonesia Indah dalam satu destinasi? Tidak terlalu berlebihan jika pasar apung Museum Angkut menjadi salah satu destinasi favorit.

  1. Bogor
(Foto : sianaktalas.blogspot.com)
(Foto : sianaktalas.blogspot.com)

Ternyata Bogor juga mempunyai pasar apungnya sendiri lho. Tak seperti pasar apung tradisional seperti yang ada di Kalimantan, namun sebuah pasar apung buatan yang disebut Pasar Apung Ah Poong.

Pasar ini terletak di dekat pintu Tol Sentul Selatan 1. Pasar ini bisa terkenal karena ada nama Bondan Winarno, salah satu pakar kuliner Indonesia di balik pendiriannya.

Pasar apung ini hadir dengan sebuah restoran terbuka modern yang menggabungkan keindahan pemandangan Sungai Cikeas dan beragam menu lezat hasil rekomendasi Bondan Winarno bersama jaringan Food Court Eat & Eat yang telah terkenal di Jakarta.

Pasar Ah Poong ini buka dari hari Senin sampai Jumat jam 10.00-22.00 WIB dan Sabtu, Minggu & Hari Libur Nasional jam 07.00-22.00 WIB.

Sistem pembayaran di Pasar Ah Poong adalah dengan menggunakan kartu deposit-debit khusus Ah Poong dari  Eat & Eat, sehingga kartu Eat & Eat yang digunakan di Pasar Ah Poong ini tidak dapat dipakai di cabang-cabang East & Eat lainnya karena ada tanda ‘Ah Poong’ pada kartu bayar.

Selain menawarkan beragam kuliner nusantara, para pengunjung juga bisa merasakan pengalaman unik menaiki perahu sampan yang terbuat dari kayu dengan gratis.

Perahu akan mengitari sungai, sehingga penumpang dapat menikmati keindahan di sekitar pasar Ah Poong  dan penumpang pun dapat membeli sayur dan buah-buahan yang dijual oleh kapal kayu lainnya.

Baca Juga

Mengunjungi Pasar Teapung di Kota Seribu Sungai