2500 Wisatawan Saksikan Gerhana Matahari di Ternate

0
990

Bello.id – Gerhana Matahari Total (GMT) di Ternate, Maluku Utara menjadi penanda berakhirnya fenomena alam langka tersebut.

Indonesia memang mendapatkan kesempatan langka pada GMT tahun ini, karena fenomena GMT akan terlihat jelas di 12 provinsi di Indonesia, seperti Bengkulu, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Maluku Utara, Ternate.

Pada 9 Maret lalu, GMT di Ternate tercatat terjadi pada pukul 09.55 WIT dan berlangsung selama 2 menit 39 detik. Gerhana tertutup sempurna membentuk cincin api. Seketika, Ternate menjadi gelap selayaknya suasana jelang Magrib.

Tercatat, tidak kurang sekitar 2.500 wisatawan lokal dan mancanegara berada di Ternate untuk melihat fenomena langka ini.

Tentunya, hal ini tidak dilewatkan pemerintah untuk meningkatkan pemasukan devisa negara dalam hal pariwisata.

Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah adalah dengan mengadakan Ternate Tourism Expo yang berlangsung pada tanggal 6-10 Maret ini.

Untuk menyelenggarakan kegiatan ini, Kementerian Pariwisata bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara, Kedaton Kesultanan Ternate dan Pemkot Ternate.

“Untuk Ternate Tourism Expo, fokusnya pada kegiatan indoor dan outdoor. Di situ ada kegiatan panggung, eksebisi, pameran produk unggulan handycraft serta atraksi,” ujar Walikota Ternate Burhan Abdur Rahman, seperti dikutip otomindo.com.

Semua kegiatan Ternate Tourism Expo ini dipusatkan di titik-titik pengamatan terbaik di Ternate seperti yaitu lapangan Gelora Kieraha, depan Keraton Kesultanan Ternate, sepanjang area Pantai Falajawa, Benteng Kalamata dan Toloko serta di Kecamatan Moti.

Dalam kegiatan ini ada kegiatan panggung serta atraksi yang menampilkan kebudayaan dan tarian lokal dengan diselipi atraksi kebudayaan khas nusantara seperti penampilan Reog Ponorogo.

Pemerintah juga menyiapkan kegiatan eksebisi dan pameran produk unggulan handycraft lokal di sepanjang area pengamatan di GMT. Pameran dan eksibisi ini dilakukan selama seminggu sebelum fenomena GMT terjadi.

Selain itu, pemerintah juga terlihat sangat siap menyambut lonjakan para pelancong pada fenomena GMT ini.

Beberapa kapal Pelni dan 21 kapal layar telah dipersiapkan pemerintah untuk mempermudah arus lalu lintas perpindahan manusia pada hari GMT terjadi sehingga tidak terjadi kemacetan atau terganggunya arus transportasi pada 9 Maret lalu.

Gerhana matahari total merupakan peristiwa alam yang terjadi saat matahari ditutup sepenuhnya oleh bulan. Saat itu piringan bulan sama besar atau lebih besar daripada piringan matahari.

Di Ternate, puncak gerhana ini akan terjadi pada pukul 09.51 selama 2 menit 39 detik dengan ketinggian matahari 47,7 derajat.